5KOduV5cVO2xAgB03VPbXbK6EtDbqijKRJxfXFty

Mengenal Lebih Dalam Kaidah Kebahasaan Teks Drama

Mengenal Lebih Dalam Kaidah Kebahasaan Teks Drama. Secara umum, drama adalah prosa yang menggambarkan watak dan juga kehidupan dalam bentuk acting dan dialog yang kemudian dipentaskan. Selain itu drama merupakan kisah dan cerita yang melibatkan konflik dan emosi didalamnya yang disusun khusu untuk pementasan. Drama merupakan sebuah bentuk representasi kehidupan manusia yang dipentaskan dengan naskah dan dibantu unsur pembantu. 

Mengenal Lebih Dalam Kaidah Kebahasaan Teks Drama


kaidah kebahasaan teks drama
kaidah kebahasaan teks drama 


Apakah Kaidah Kebahasaan Teks Drama Sama dengan yang lainnya?

Kaidah kebahasaan dalam sebuah drama secara umum hampir sama seperti pementasan pada umumnya, namun terdapat beberapa perbedaan dengan jenis pementasan yang lainnya. Sebuah drama memberikan cerita yang bergerak dari suatu permulaan sampai pada puncak dan bagian akhir. Bagian tersebut tentu tidak lepas dari dua bagian penting yang selalu ada dalam sebuah drama yaitu  prolog dan juga epilog. Perhatikan juga artikel menarik terkait download game PC Moto GP 2013 ini ya.

Selain dialog dalam yang menyuguhkan kaidah kebahasaan teks drama yang khas, terdapat prolog yang merupakan kata pengantar dan pembuka yang menceritakan latar belakang kisah yang ingin di pentaskan yang biasanya disampaikan oleh seorang dalanhg ataupun narator. Sedangkan epilog adalah sebuah penutup yang berisikan kata simpulan dan juga amanat yang terkandung didalam sebuah cerita pementasan drama. 

Seperti Apa Saja Kaidah Kebahasaan Drama?

Kaidah bahasa yang digunakan dalam drama berbeda dengan karya yang lain dimana drma merupakan karya fiksi yang dipentaskan dalam bentuk dialog. Kata yang tersaji didalamnya pun diungkapkan dan dituturkan secara langsung oleh tokoh dalam bentuk dialog oleh tokoh yang bermain. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, naskah tidak semua dituturkan secara langsung, melainkan ada epilog dan prolog dalam drama. 

Dalam sebuah pementasan drama, biasanya kaidah kebahasaan teks drama menggunakan kata ganti orang ketiga pada bagian prolog dan epilog nya. Biasanya menggunakan kata ganti mereka karena melibatkan banyak tokoh didalmnya. Namun pada bagian dialog mengguanakan kata ganti orang pertama karena naskah diungkapkan langsung oleh tokoh pementas drama. 

Karena drama merupakan sebuah bentuk kehidupa social masyarakat, maka biasanya menggunakan kosa kata percakapan yang biasanya digunakan dalam sehari-hari agar mudah dimengerti para penonton. Namun jika genre yang dibawakan merupakan genre folk dan menceritakan kisah zaman dulu, kosa kata disesuaikan dengan latar waktu dan tempat. 

Dalam sebuah pementasan drama, terdapat ciri penggunaan kaidah kebahasaan teks drama. salah satunya sering menggunakan kata yang menyatakan urutan waktu atau kronologis. Disamping itu juga banyak menggunakan keta kerja yang menggambarkan suatu peristiwa serta kata sifat untuk menggambarkan suasana yang terkandung dalam teks drama. Perhatikan juga artikel menarik terkait download best arcade game pc ini ya.

Itu dia beberapa mengenai kaidah kebahasaan teks drama yang penting Anda ketahui bersama. Semoga tulisan ini bisa memberikan infromasi dan referensi kepada Anda semua yang tengah mencari tahu segala hal tentang drama.






Related Posts

Related Posts

Posting Komentar