5KOduV5cVO2xAgB03VPbXbK6EtDbqijKRJxfXFty

Mempelajari Seputar Ciri-ciri Teks Drama

Mempelajari Seputar Ciri-ciri Teks Drama. Tentu dari Anda semua banyak yang belum mengerti secara mendalam mengenai teks yang digunakan dalam sebuah drama. teks drama ini sendiri merupakan teks yang berisikan kisah yang kemudian dikemas melalui dialog untuk keumudian dipentaskan. Pentas drama dilakukan untuk menggambarkan cerita dan peristiwa secara lebih luwes dan sesuai realita agar mudah dipahami oleh masyarakat luas. 

Mempelajari Seputar Ciri-ciri Teks Drama


ciri-ciri teks drama
ciri-ciri teks drama


Apa Saja Ciri-ciri Teks Drama yang Perlu Diketahui?

Teks drama merupakan satu bagian yang sangat penting dalam sebuah pementasan drama. Hal ini selaras dengan arti drama secara umum yaitu sebuah cerita dan kisah yang menggambarkan kehidupan dan juga watak melalui seni peran yang dipentaskan. Drama juga merupakan karya sastra yang bertujuan menggambarkan kehidupan dengan menyampaiakann emosi dan perwatakan melalui lakon para pelaku dan dialog didalamnya. Perhatikan juga artikel terkait kaidah kebahasaan teks drama ini ya.

Sebagai sebuah karya sastra ciri-ciri teks drama mempunyai keunikannnya tersendiri. Teks dalam sebuah drama bukan hanya diciptakan untuk dibaca saja, melainkan dipentaskan oleh para pemainnya untuk menyampaikan gagasan dan pemikiran penulis menjadi lebih nyata. 

Teks dalam drama mempunyai ciri memuat dialog didalamnya yang menceritakan suatu kisah. Disamping itu, ciri teks drama juga bisa dipentaskan dalam bentuk seni peran. Tidak sampai disitu, karena drama secara eksklusif menggunakan dialog, maka dalam penulisan teks drama berupa percakapan tidak perlu menggunakan tanda petik didalamnya. 

Seperti Apa Bagian Pembentuk Ciri Teks Drama?

Seperti jenis teks pementasan pada umumnya, dalam drama pun terdapat beberapa bagian teks yang digunakan sebagai pembentuk ciri-ciri teks drama. bagian ini disusun sistematis oleh penulis secara terperinci agar nantinya maksud yang ingin disampaikan bisa diserap oleh para penonton. Bagian-bagian tersebut antara lain ialah: 

Bagian Prolog 

Bagian yang pertama dalam sebuah teks drama adalah prolog. Hal ini merupakan kalimat pembuka yang menceritakan latar belakang cerita yang disampaikan oleh narrator.

Bagian orientasi

Bagian kedua pembentuk ciri-ciri teks drama adalah orientasi. Orientasi sendiri bagian yang didalamnya terdapat pengenalan tokoh, dan juga situasi yang ada dalam pementasan drama. 

Bagian Komplikasi

Bagian selanjutnya yang menjadi pembentuk teks drama adalah komplikasi. Pada bagian ini biasanya mulai diperkenalkan dan dipentaskan sajian konflik yang ada. Di bagian komplikasi juga tokoh kerap mengalami berbagai rintangan dan kesulitan.  

Bagian Resolusi

Setelah komplikasi, bagian selanjutnya yang merupakan pembentuk ciri-ciri teks drama adalah bagian resolusi. Pada bagian ini biasanya ditemukan penyelesaian dari konflik dan permasalahan yang ada sebelumnya. 

Bagian Epilog

Bagian terakhir yang merupakan pembentuk teks drama adalah bagian epilog. Bagian ini merupakan bagian penutup dalam sebuah teks drama. biasanya berisikan kesimpulan dan juga amanat yang terkandung dalam drama. Perhatikan juga artikel menarik terkait jeruk mandarin ini ya.

Itu dia beberapa mengenai ciri-ciri teks drama dan segala keunikan didalamnya yang penting Anda ketahui bersama. Semoga tulisan ini bisa memberikan infromasi dan referensi kepada Anda semua yang tengah mencari tahu tentang hal tersebut.







Related Posts

Related Posts

Posting Komentar